5 Fitur Pada Aplikasi Kinemaster Yang Jarang Di Pakai

5 fitur yang jarang dipakai tapi sebenarnya berguna untuk membantu proses mengedit video kita.

Iskandarnote.com Halo sobat kalau kita berbicara soal fitur kinemaster itu ada banyak banget fitur yang terdapat pada aplikasi pengedit video itu.

Kalau kita membahasnya satu per satu fitur itu pasti bakalan panjang banget namun di antara sekian banyak fitur yang ada admin yakin tidak semua fitur itu biasanya kita pakai entah itu karena kita tidak tahu cara makainya atau mungkin kita sendiri nggak sadar fitur ini sebenarnya ada di kinemaster.

Jadi pada arikel kali ini admin akan membahas 5 fitur yang jarang dipakai tapi sebenarnya berguna untuk membantu proses edit video di Kinemaster .

5 Fitur Pada Aplikasi Kinemaster Yang Jarang Di Pakai

Fitur PIN

Admin yakin pasti buat kalian yang sering memakai kinemaster pasti melihat icon fitur ini dan ingin menggunakanya namun tidak tau bagaimana cara dan fungsinya.

Jadi Fitur PIN ini itu biasanya dipakai untuk nge-lock layer lapisan supaya posisinya nanti tidak berpindah ketika lapisan utama kita edit.

Contohnya di sini kita punya layar lapisan yang posisinya berada di detik ke-3 kita coba masukan satu media maka posisi lapisan tadi itu Akan berpindah ke detik ke-7.

Jadi kalau kalian pengen lapisan tadi itu tetap berada di detik asalnya kalian cukup PIN saja lapisan tadi maka setiap kali kita memasukan media atau kita atur durasi videonya maka layer lapisan tadi itu akan tetap berada di posisi asalnya.

Jadi fitur ini bisa kalian pakai buat ganti ganti background dan mengatur background itu tanpa menggangu layer lapisan tadi yang sudah kita PIN.

Baca Juga :   5 Cara Mengunci Whatsapp Dari Penyusup 100% Aman

Fitur Compressor

Fitur ini ada hubungannya sama audio Jadi fitur Compressor ini nanti bisa kan pakai untuk menstabilkan volume suara pada video kalian.

Contohnya ketika kita sedang mengedit video itu kita kan kadang bingung nih apakah volume video ini kekecilan atau mungkin malah kebesaran .

Jadi biar volumenya tetap stabil alias tidak kekecilan tidak juga kebesaran kalian tinggal aktifkan saja fitur Compressornya.

Maka kalau volume video tadi yang tadi yang kecil itu akan menjadi besar sedangkan kalau semisal volumenya kebesaran maka akan berubah menjadi lebih pelan dan tentu saja akan terasa lebih enak ketika didengar.

Fitur Ducking

Masih berhubungan dengan audio jadi fitur ducking ini fungsinya untuk mengatur volume backsound di part tertentu pada video kita .

Jadi seperti ini contohnya di sini sudah punya satu buah Project video di mana ada video opening terus ada video intro dan ada video pertama.

Jadi jika kalian menginginkan ketika masuk video opening volume backsound pelan lalu ketika masuk video intro volumenya mulai naik lalu volume akan turun ketika masuk ke video utama .

Jadi cara mengaturnya gampang banget kita di sini tinggal aktivin saja fitur docking untuk mengatur volume nya kita di sini tinggal klik aja di salah satu bagian pada video kita contohnya kita Klik di video opening habis itu kita masuk ke bagian audio Nah di sini Nanti tinggal kita taruh saja volume backsoundnya .

Misalkan kalian menginginkan suara pelan pada saat video opening maka tinggal atur saja volumenya misal menjadi – 75%

Nah untuk mengatur volume backsoundnya normal tinggal kalian atur saja volume di angka 0% .

Baca Juga :   Bagaimana Cara Menghapus Background Foto Dengan Cepat

Begitu juga setting untuk video utama jika kalian mengingkan volume backsound turun .

Fitur Loop

Masih seputar audio juga jadi fitur Loop ini bisa kalian pakai untuk melakukan pengulangan pada audio yang kita punya.

Contohnya ketika kita punya video yang durasinya cukup pendek dan kita pengin audionya mengulang terus atau ngelob biasanya kita gunakan copy paste dan susun secara berurutan.

Nah kalau kalian tidak mau ribet seperti ini kalian cukup aktifkan saja fitur Loop nya karena habis itu nanti kalian tinggal mengatur durasi sampai detik berapa audio tersebut mengulang.

Atau jika kalian menginginkan pengulangan audio itu sampai detik terakhir kalian tinggal aktifkan saja fitur tersimpul hingga akhir.

Maka secara otomatis audio itu akan mengulang terus menerus sampai akhir video.

Fitur Kasih nama pada layar Lapisan

Fitur ini biasanya jarang banget jadi perhatian bahkan admin yakin banyak yang tidak sadar kalau fitur seperti ini ada di aplikasi kinemaster.

Jadi fitur ini akan sangat berguna buat ngasih nama pada layer lapisan apalagi jika semisal video yang kita edit ini lapisannya banyak banget.

Kita kan kadang suka bingung objek ini layarnya yang mana gitu kan nah boar lebih tidak bingung lagi kalian tinggal kasih nama saja di setiap lapisannya dengan cara klik pada menu informasi.

Jadinya ketika nanti kita pengen memilih objek kita nanti tidak akan bingung lagi objek Mana yang mau kita pilih.

Dan layer lapisan yang kita buat pada project video itu akan lebih terstruktur dan rapi.

Penutup

Jadi demikian artikel pembahasan tentang fitur di aplikasi kinemaster yang jarang orang tahu cara penggunaanya.

Baca Juga :   2 Cara Mengirim File Lewat Email Di Hp Android Termudah

Mudah-mudah informasi ini bermanfaat buat pembaca sekalian untuk membuat edit video yang lebih keren. Terima kasih.

You May Also Like

About the Author: pastisultanbos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *