Di China Pendonor Sperma Di Bayar 12 Juta

donor sperma

Iskandarnote.com Bicara soal negara China memang tidak ada habisnya mulai dari produk buatan china yang terkenal murah dan barang-barang yang aneh dan unik.

Adalagi kegiatan yang bikin kita geleng-geleng kepala, di China ada kegiatan donor sperma atau istilahnya bank sperma.

Kegiatan ini untuk mencari pria yang siap untuk mendonorkan spermanya dan akan dibayar mahal.

Menurut informasi yang di dapat Partai Komunis China memperluas kontrolnya atas semua aspek kehidupan termasuk soal bank sperma.

Partai ini dikabarkan membuat syarat bagi pendonor selain sehat mereka juga harus memiliki loyalitas terhadap partai.

Rumah Sakit Universitas peking pernah meluncurkan kampanye donasi sperma lewat media sosial hingga 23 Mei mendatang.

Kriteria politik tersebut wajib dipenuhi dalam kampanyenya mereka menyebut pendonor harus punya kualitas politik yang menguntungkan, pendonor harus mencintai tanah air sosialisme dan patuh pada kepemimpinan Partai Komunis kata pengumuman tersebut seperti dikutip China morning post.

Syarat lainnya adalah berusia tidak lebih dari 20 tahun, tidak menunjukkan tanda-tanda kerontokan rambut, buta warna dan masalah berat badan, bagi yang lulus tes mereka akan dibayar 200 Yuan atau sekitar Rp 437.000.

Untuk proses Insemenia selanjutnya pendonor akan mendapatkan bonus lagi sebesar 5500 Yuan atausekitar 12 juta.

Dengan angka tersebut imbalan ini tentunya sangat menggiurkan bagi pria lajang mengingat biaya hidup di Tiongkok sangat tinggi.

Tapi pendonor harus setor air sperma 10 kali dalam enam bulan untuk memastikan ada persediaan yang cukup untuk insemenia RS.

Baca Juga :   Apa Yang Harus Dipersiapkan Supaya Lolos Mendaftar Kartu Prakerja?

Bagi yang mendaftar syarat-syarat kesehatan merupakan syarat tambahan karena yang paling utama adalah syarat politik tadi.

Lebih mencengangkan lagi, pihak Bank sperma menyediakan wanita wanita untuk membantu para pendonor mengeluarkan sperma mereka.

Sebagai informasi di Tiongkok permintaan terhadap sperma melonjak setelah rezim melonggarkan kebijakan satu anak pada 2015.

Namun Entah mengapa keluarga disana sulit mendapatkan lebih dari 1 anak sehingga perlu kampanye donor sperma.

Sepanjang 2016 dan 2017 keluarga yang mengajukan permohonan inventer alias bayi tabung harus menunggu lebih dari 1 tahun.

China melarang penjualan air mani secara bebas dan wanita tidak boleh menjalani perawatan kesuburan menggunakan bank sperma swasta tetapi harus datang ke Bank Sperma milik pemerintah

You May Also Like

About the Author: pastisultanbos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *