Jika Sering Kentut, Bisa Jadi Anda Mengalami 5 Penyakit Berbahaya ini.

Iskandarnote.com|| Hati-hati, Jika Sering Kentut, Bisa Jadi Anda Mengalami 5 Penyakit Berbahaya ini.

Kentut atau merupakan proses alami tubuh dalam membuah gas berlebih yang ada di dalam perut.

Namun, jika anda sering kentut mungkin pelu diwaspadai mungkin ada masalah lain yang sedang dihadapi dalam tubuh.

Sering Ketut ternyata bisa sebagai tanda jika anda tengah mengalami beberapa penyakit berbahaya ini.

Ini terutama benar jika perubahan pola makan dan gaya hidup terbukti sia-sia dalam memecahkan masalah.

Berikut 5 penyakit yang disebabkan sering ketut, dilansir dari Medanta.org, diantaranya:

  1. Masalah dengan mencerna makanan tertentu

Ketidakmampuan mencerna jenis makanan tertentu, seperti karbohidrat, dapat menyebabkan masalah gas dan kembung.

Intoleransi semacam itu dapat muncul dalam berbagai cara untuk makanan atau kelompok makanan yang berbeda.

Misalnya, Anda mungkin mengalami intoleransi laktosa – intoleransi terhadap susu dan produk susu.

Anda mungkin mengalami intoleransi fruktosa makanan, atau intoleransi terhadap makanan yang kaya fruktosa seperti jus, permen, dan soda.

Atau Anda bisa menderita penyakit celiac, kelainan kekebalan di mana Anda mengembangkan intoleransi terhadap gluten, protein yang ditemukan dalam gandum, barley, dan gandum hitam.

  1. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS adalah penyakit yang menyebabkan sakit perut dan kesulitan buang air besar (diare atau sembelit).

Ia juga diketahui menyebabkan gas berlebihan dan kembung pada individu. Ini bisa dipicu oleh makanan tertentu, obat-obatan, dan stres emosional.

Individu dengan IBS sering melaporkan bahwa gejala cenderung memburuk atau hilang sama sekali.

Gejala ini, bila tidak terlalu parah, dapat diobati dengan perubahan gaya hidup dan pola makan.

Namun, bila parah, gejalanya memerlukan bantuan medis untuk pengobatannya.

  1. Penyakit Refluks Gastroesofagus (GERD) GERD adalah kondisi kronis yang terjadi ketika makanan Anda mengalir kembali ke kerongkongan setelah menelan.

Ini bisa menyebabkan sensasi terbakar di dada (refluks asam / mulas), regurgitasi makanan atau asam lambung, atau sensasi ada benjolan di tenggorokan Anda.

Makanan yang digoreng, coklat, kopi, dan alkohol seringkali dapat memicu GERD. Obesitas dan kehamilan juga dapat menyebabkan dan memperburuk gejala.

  1. Pertumbuhan Bakteri yang Berlebihan di Usus Kecil Peningkatan jumlah bakteri secara tiba-tiba atau perubahan jenis bakteri di usus kecil dapat memengaruhi kesehatan perut Anda.

Bakteri dapat menghasilkan gas ekstra yang menyebabkan Anda merasa sangat berangin. Mereka juga dapat menyebabkan diare dan penurunan berat badan.

Pertumbuhan berlebih dari bakteri seperti itu paling sering merupakan komplikasi dari kondisi medis lainnya.

  1. Kondisi Perut Lainnya Gas yang berlebihan juga bisa menjadi tanda kondisi perut seperti sindrom dumping (penyakit yang menyebabkan makanan melewati saluran pencernaan terlalu cepat), perlengketan perut, hernia atau tumor, atau kondisi yang menyebabkan penyumbatan usus seperti kanker usus besar atau kanker ovarium.

Bisa juga merupakan gejala batu ginjal, batu empedu, kandung empedu yang meradang, penyakit tukak lambung atau penyakit Crohn.

Namun, kondisi perut ini akan selalu muncul dengan gejala lain bersamaan dengan gas yang berlebihan.

Sebagai tambahan, selalu ingat untuk berkonsultasi dengan dokter Anda tentang ini sebelum Anda sampai pada kesimpulan apa pun.

Baca Juga : Perkembangan Harga Emas Antam Hari Ini

Demikian sedikit ulasan mengenai 5 Penyakit Berbahaya, semoga kita semua terhindar dari segala penyakit yang berbahaya.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, maka dari itu mari jaga kesehatan kita dn keluarga agar terhindar dari penyakit yang akan menyerang tubuh.

Hal terbaik menjaga kesehatan tubuh bukan beratri minum obat termahal sedunia, tetapi melakukan tindakan positif seperti olahraga, berfikir positif, dan melakukan sesuatu hal positif lainnya.

You May Also Like

About the Author: sale iskandar

Leave a Reply

Your email address will not be published.