Novel Penjara Hati Sang Ceo Lengkap Download Gratis pdf

Aleapun dengan segera melangkahkan kakinya menuju Apotik yang dekat kontrakannya. Pikiran Alea berkecamuk saat ini apalagi jika ia sedang hamil. Alea menghela nafasnya. ia merasa kebingungan saat ini yang terlihat mencari keberadaan Alea adalah Ningrum Maminya Senopati.

Sesampainya di Apotik, ia segera mengatakan kepada karyawan Apotik. Alea ragu-ragu untuk membeli alat deteksi kehamilan, Alea merasa malu setelah membayarnya lalu segera keluar dari apotik.

Setelah menjauh dari apotik Alea melangkahkan kakinya dengan pelan, entah sejak kapan ia merasa jatuh cinta pada Senopati Arya Bagaskara, padahal Seno jelas-jelas tidak menyukainya sesuatu yang dimasak Alea pun Seno tidak pernah memakannya.

Alea pernah mengikuti saran dari ibu Ningrum “Maminya Seno” bahwa ia harus berusaha mengambil hati Seno walaupun saat itu ia belum menyukai Seno.sesampainya Alea di kontrakannya, segera masuk ke kamar mandi dan meemeriksanya dengan alat t** itu. dan ternyata hasinta positif.

“Apa yang harus aku lakukan?” ungkap Alea.

Alea segera mengambil ponselnya dan mengaktifkannya, satu nama yang akan ia hubungi yaitu Senopati Bagaskara, Ayah dari janinnya itu. Tangis Alea pecah, bagi Alea anak ini adalah anugerah walaupun kehadirannya tidak ia harapkan diwaktu saat singkat ini. Apalagi dengan kondisi Alea berkerja dan hidup sendirian seperti ini.

Jika sebelumnya ia tahu bahwa ia hamil, mungkin ia akan meminta Seno agar menceraikannya setelah anak mereka lahir.

dea mengetuk pintu “Le…buka Le!” ucap Dea.

Aleapun membuka pintunya dan Dea terkejut melihat raut wajah Alea bersimbah air mata. Tanpa banyak berpikir Dea segera memeluk Alea dengan erat. “Kamu kenapa Le?” tanya Dea kepada alea.

“Hiks…hiks… Aku hamil Le,” ucap Alea yang membuat Dea terkejut.

Baca Juga :   Sakit Hati Dewa Kipas Tantang GM Irene Bertanding

Dea yang baru mengenal Alea selama dua bulan ini. Ia tidak pernah melihat Alea bersama laki-laki atau terlihat genit kepada lelaki. Pekerjaan Alea juga jelas sebagai pelayan di restauran dan terkadang bekerja di rumah olahan kue, tetapi kok bisa.

“Siapa yang menghamili kamu Le? Biar Dea yang temui dia Le!” ucap Dea dengan muka kesal.

Alea sambil menangis sesegukan membuat Dea menepuk punggung Alea dengan lembut. “Suamiku yang menghamiliku,” kata Alea.

“What? Suami?… Kamu udah nikah? Mana suami kamu?” tanya Dea bingung sekaligus memasang raut muka penasaran.

You May Also Like

About the Author: sale iskandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *