Pengakuan Gadis Koban Pemerkosaan Oleh Security

pemerkosaan makassar

Iskandarnote.com Sebuah video yang dibuat oleh seseorang wanita berkerudung hitam menjadi bahan perbincangan netizen di wilayah Makasar.

Bagaimana tidak video yang di upload di akun Instagram @makasar_info itu berisi sebuah pengakuan gadis tersebut yang menjadi korban pemerkosaan security tempat dirinya bekerja yakni di Menara Bosowa.

Gadis itu merasa kesal dengan pelaku yang sampai sekarang belum mendapatkan hukuman sama sekali padahal dirinya sudah melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Kejadian pemerkosaan itu sebenarnya dialami saat dirinya masih bekerja di Menara Bosowa pada 18 November 2020 lalu.

Dalam video tersebut gadis itu menunjukan bukti bahwa dirinya sudah melaporkan ke pihak kepolisian serta sudah melakukan visum dua kali.

Si gadis membuat video agar kasus yang dirinya alami mendapat kejelasan dari pihak terkait karena dia mengaku hasil visum yang dia lakukan tidak pernah diberi tahu kepadanya oleh tim penyidik.

Dia berharap melalui video itu kasus pemerkosaan yang dia alami dapat di selesaikan oleh pihak kepolisian.

Dilansir dari postingan akun IG @makassar_info gadis korban pemerkosaan security itu berinisial AV.

AV menceritakan kronologi kejadian adalah saat itu dirinya pulang dari kerjaan pukul 22.00 setelah sampai kost ternyata tidak ada yang membukakan pintu hingga akhirnya dirinya kembali ke tempat kerjaan dan berniat menginap di kantor.

Pada saat dikantor sebenarnya dirinya bertemu dengan 3 orang security dan salah satunya adalah tersangka berinsial R.

Saat kedua security tertidur pulas menjelang pagi R membangunkan AV dan meminta AV menemani R ke lantai 21 dengan alasan mengecek kondisi.

Tanpa curiga AV mengikuti kemauan R dan di lantai 21 itulah R melakukan aksi bejadnya ke korban AV.

Baca Juga :   Selebritis Tanah Air Kita, Istri Bams Samsons Selingkuh dengan Ayah Mertua. Hal Biasa ataukah Gosip Semata ?

Setelah kejadian sebenarnya AV ingin melaporkannya ke dua orang satpam rekan pelaku, namun merasa di buntuti terus oleh pelaku AV mengurungkan niatnya itu.

Baru pada pagi harinya tanggal 19 november 2020 teman kerja AV melihat korban menangis dan akhirnya menceritakan kejadian itu.

AV lantas melaporkan aksi bejad sang security ke Sat Reskrim Polrestabes Makassar .Namun hingga sekarang pihak kepolisian seolah menutup mata akan kejadian itu dan tidak ada kejelasan mengenai kasus tersebut.

You May Also Like

About the Author: pastisultanbos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *