Roket China Jatuh ke Bumi Akhir Pekan Ini, Apakah Berbahaya?

Iskandarnote.com Roket Long March 5B milik China diperkirakan akan jatuh ke Bumi pekan ini. diprediksi puing-puing roket Cina akan jatuh ke Bumi tepatnya pada Sabtu 8 Mei atau Minggu 9 Mei 2021. Lantas apakah puing-puing roket tersebut berbahaya?

Roket dengan berat mencapai 22 metrik ton dan diterbangkan pada ketinggian 100 kaki ini baru saja diluncurkan pada akhir April lalu. Peluncuran Long March China dilakukan di stasiun luar angkasa baru, Beijing, China.

Tidak Perlu Khawatir

Dilansir dari The Verge (8/5/2021), sepertinya penduduk Bumi tidak perlu khawatir dengan dengan insiden roket China jatuh ke Bumi tersebut. Mengingat, para analis telah memprediksi jika bangkai roket akan jatuh ke laut.

“Sebagian besar Bumi tertutup air, jadi hampir tidak ada risiko,” ungkap Dan Oltrogge, yang merupakan pendiri Koalisi Keamanan Luar Angkasa.

Analisa yang juga seorang pakar kebijakan di Pusat Operasi Luar Angkasa Komersial ini juga menerangkan jika risiko jatuhnya roket China tersebut tidaklah nol.

“Tetapi (dampak jatuhnya roket milik China) jauh lebih sedikit, jika menuju lautan,” sambungnya.

Sementara itu, Komando Luar Angkasa Amerika Serikat sedang membantu melakukan pelacakan terhadap 27.000 potongan sampah buatan manusia yang berada di orbit Bumi.

“Tetapi, titik masuk yang tepat ke atmosfer Bumi tidak dapat ditentukan sampai beberapa jam setelah masuk kembali,” terangnya. Ia juga memperkirakan jika roket China akan kembali masuk pada Sabtu, 8 Mei 2021.

Komando Luar Angkasa AS juga menegaskan jika potensi dampak jatuhnya roket China terhadap manusia sangat minim. Sebab, sebagian besar tahap inti roket ini tidak masuk pada orbit Bumi. Sehingga, kemungkinan setelah peluncuran, rocket China jatuh ke laut.

Hanya saja, desain dari Long March 5B ini cukup unik, di mana seluruh tahap pertama diluncurkan ke orbit rendah Bumi untuk selanjutnya mengirimkan muatannya.

Rencananya, peluncuran modul roket Long March 5B ini akan difungsikan sebagai tempat tinggal pada stasiun luar angkasa baru China.

Hingga hari ini, badan roket China 5B tidak memungkinkan untuk dikendalikan dan digerakkan. Posisinya sediri telah mengorbit secara diagonal pada kemiringan 41,5 derajat dari ekuator.

Artinya, badan roket Long March 5B telah melewati petak besar Bumi.

You May Also Like

About the Author: pastisultanbos

Leave a Reply

Your email address will not be published.